, ,

Wisata ke Film, Kota Batu Siap Gelar Festival Internasional

oleh -2479 Dilihat

Kota Batu Genjot Ekosistem Perfilman dengan Event Nasional & Internasional, Siap Jadi Pusat Kreativitas Indonesia

Berita Batu- Sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, Kota Batu tak hanya mengandalkan keindahan alam dan wahana rekreasi, tetapi juga gencar membangun sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai penggerak ekonomi baru. Salah satu subsektor yang sedang mendapat sorotan adalah industri perfilman, yang kini diproyeksikan menjadi andalan melalui serangkaian acara bertaraf nasional hingga internasional.

Wisata ke Film, Kota Batu Siap Gelar Festival Internasional
Wisata ke Film, Kota Batu Siap Gelar Festival Internasional

Baca Juga : Dishub Kota Batu Bakal Pasang Convex Mirror di 12 Titik Rawan Kecelakaan

Film Jadi Prioritas, Kota Batu Siap Go Internasional

Menurut Suhartini Ningsih, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Batu, pemerintah setempat tengah fokus mengembangkan 17 subsektor ekraf, dengan perfilman sebagai salah satu yang paling potensial.

“Kami melihat film bukan sekadar hiburan, tapi juga media promosi budaya dan pariwisata. Ke depan, kami sedang menyiapkan event besar yang bisa mengangkat nama Kota Batu di kancah nasional bahkan global,” ungkap Suhartini dalam wawancara eksklusif.

Dari Kuliner hingga Animasi, Ekraf Kota Batu Semakin Berkembang

Sebelum fokus ke film, subsektor lain seperti kuliner, kriya, dan musik sudah lebih dulu menjadi tulang punggung ekonomi kreatif di Kota Batu. Tak hanya itu, industri desain, game, dan animasi juga menunjukkan tren positif, dengan beberapa produk lokal bahkan berhasil menembus pasar nasional.

“Alhamdulillah, hampir semua subsektor ekraf di Batu berkembang dengan baik. Kami tidak hanya fokus pada satu bidang, tetapi berusaha menyeimbangkan semuanya agar saling mendukung,” jelas Suhartini.

Rekreasinema: Bioskop Alam yang Memukau

Salah satu terobosan menarik di subsektor film adalah Rekreasinema, sebuah inisiatif pemutaran film karya sineas lokal di destinasi wisata ikonik Kota Batu.

“Sayangnya, tahun ini kami belum bisa mengulang acara tersebut karena beberapa kendala. Namun, kami terus berupaya mencari formula terbaik agar Rekreasinema bisa kembali digelar dengan skala lebih besar,” ujar Suhartini.

Masa Depan Ekraf Kota Batu: Semakin Kreatif, Semakin Mendunia

Dengan strategi jangka panjang yang mencakup penguatan infrastruktur, pelatihan SDM, dan event berskala internasional, Kota Batu sedang menuju era baru sebagai kota kreatif yang mendunia. Industri film hanyalah salah satu bagian dari puzzle besar yang akan mengubah wajah ekonomi dan pariwisata kota ini.

Film Menjadi Fokus Utama Pengembangan Ekraf

Suhartini Ningsih, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Batu, menjelaskan strategi pengembangan subsektor film. “Kami melihat potensi besar dalam industri film sebagai media promosi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif,” ujarnya.

Pemerintah sedang menyiapkan serangkaian event besar seperti festival film, workshop kreatif, dan kompetisi sineas muda. Rencana ini bertujuan menarik minat investor dan produser film nasional maupun internasional.

Pertumbuhan Ekraf yang Merata di Berbagai Sektor

Selain film, subsektor lain seperti kuliner, kriya, dan musik terus menunjukkan perkembangan positif. Industri kreatif seperti desain, game, dan animasi bahkan sudah mulai menembus pasar nasional.

“Kami tidak hanya fokus pada satu bidang saja. Semua subsektor ekraf berkembang dengan baik dan saling mendukung,” tambah Suhartini.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.