, , ,

Pemkot Batu Resmi Operasikan Empat Sel Big Komposter di TPA

oleh -1379 Dilihat

Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkot Batu Resmi Operasikan Empat Sel Big Komposter di TPA Tlekung

Kota Batu, Jawa Timur — Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi mengoperasikan empat unit sel big komposter di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung sebagai upaya konkret menangani persoalan sampah organik secara ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Peresmian yang dilakukan pada Senin (8/7/2025) ini menandai langkah baru Pemkot Batu dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi komposting, sekaligus menekan volume sampah yang menumpuk di TPA.

“Big komposter ini merupakan solusi jangka panjang yang tidak hanya mengurangi volume sampah organik, tetapi juga menghasilkan produk bernilai guna seperti pupuk kompos,” ujar Plt Wali Kota Batu, Punjul Santoso dalam sambutannya.

Kapasitas dan Teknologi Ramah Lingkungan

Empat sel big komposter yang dioperasikan memiliki kapasitas pengolahan hingga 4 ton sampah organik per hari. Sampah yang diproses berasal dari pasar tradisional, rumah tangga, dan sumber lainnya yang dikumpulkan secara terpilah.

Sel Big
Sel Big

Baca juga: Rangkaian Specta Flora Festival 2025, Lomba Sepeda Hias di Batu Love Garden (Baloga) Diikuti 150 Peserta

Proses pengolahan dilakukan secara tertutup dan higienis, meminimalkan bau serta mencegah pencemaran lingkungan. Hasil akhirnya berupa kompos siap pakai yang dapat dimanfaatkan untuk penghijauan kota, pertanian warga, dan taman kota.

“Dengan empat sel ini, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap landfill dan memaksimalkan ekonomi sirkular,” kata Kepala DLH Kota Batu, Arief Syaifuddin.

Perkuat Edukasi dan Partisipasi Masyarakat

Tak hanya fokus pada teknologi, Pemkot Batu juga mengajak warga untuk lebih sadar memilah sampah dari rumah. Program “Satu Rumah Satu Tempat Sampah Organik dan Anorganik” terus digencarkan sebagai pendukung utama keberhasilan sistem komposter ini.

“Jika warga sudah terbiasa memilah, maka proses pengolahan di TPA akan jauh lebih efektif dan efisien. Kita ingin pola pikir masyarakat berubah dari buang sampah menjadi kelola sampah,” imbuh Arief.

Arah Kebijakan Lingkungan Jangka Panjang

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pemkot Batu dalam mewujudkan kota hijau dan berkelanjutan (green city). Ke depan, Pemkot juga akan memperluas penggunaan komposter serupa di kecamatan-kecamatan lain dan menjalin kemitraan dengan pelaku usaha pengolahan limbah.

Selain itu, hasil produksi kompos juga direncanakan akan dipasarkan dalam bentuk kemasan sebagai bagian dari ekonomi sirkular berbasis lingkungan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.