, ,

Gelombang Demonstrasi Tidak Pengaruhi Okupansi Akomodasi

oleh -715 Dilihat

Bisnis Pariwisata Batu Tetap Kukuh, Okupansi Vila Stabil di Tengah Gelombang Demo

Berita Batu- Gelombang demonstrasi yang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia disebut-sebut memberikan dampak negatif terhadap perekonomian, khususnya sektor pariwisata dan hospitalitas. Namun, fenomena tersebut ternyata tidak menyurutkan geliat bisnis akomodasi di Kota Batu, Para pelaku usaha vila, guest house, dan homestay melaporkan bahwa tingkat okupansi atau keterisian kamar mereka tetap stabil dan tidak terpengaruh oleh situasi nasional.

Gelombang Demonstrasi Tidak Pengaruhi Okupansi Akomodasi
Gelombang Demonstrasi Tidak Pengaruhi Okupansi Akomodasi

Baca Juga :  Bertumbuh Pesat, Sembilan Hotel Baru Beroperasi di Jawa Timur Sepanjang 2024

Natalina, Ketua Indonesia Homestay Association (IHSA) Kota Batu, mengonfirmasi tren positif ini. Berdasarkan laporan dari para anggotanya, bisnis penginapan alternatif justru menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah gejolak.

“Puncaknya kami alami sejak akhir Agustus lalu, tepatnya mulai Sabtu, 30 Agustus 2025. Okupansi saat itu sangat tinggi, bahkan banyak yang mencapai kapasitas penuh,” ujar Natalina ketika diwawancarai.

Ia melanjutkan, meski memasuki hari kerja pada tanggal 1 hingga 3 September, angka okupansi masih bertahan di kisaran 10%, yang merupakan angka yang wajar untuk hari biasa. Yang lebih menggembirakan, prospek untuk akhir pekan panjang mendatang tampak sangat cerah.

“Untuk long weekend besok, yaitu Jumat sampai Minggu (5-7 September 2025), pemesanan untuk vila, guest house, maupun homestay sudah cukup tinggi. Ini adalah indikator yang jelas bahwa minat wisatawan untuk berlibur ke Batu tidak surut, dan bisnis kami benar-benar tidak terdampak demo,” sambungnya dengan optimis.

Ketenangan Kota Batu adalah Kunci

Natalina memprediksi bahwa ketahanan ini akan berlanjut. Menurutnya, kunci utama dari stabilnya okupansi adalah karena Kota Batu tetap kondusif dan aman. Julukan sebagai ‘kota dingin yang meneduhkan’ bukan hanya soal suhu udaranya, tetapi juga situasi keamanannya yang terkendali.

“Saya tidak mengetahui secara pasti penyebabnya, tetapi yang jelas, karena tidak ada unjuk rasa hingga memicu kericuhan di sini, suasana tetap aman dan nyaman. Wisatawan jelas merasa percaya diri untuk merencanakan liburan mereka ke Batu tanpa kekhawatiran,” jelasnya.

Harapan untuk Menjaga Stabilitas

Meski kondisi saat ini sangat positif, Natalina tetap berharap agar jika suatu saat ada demonstrasi di Kota Batu, semua pihak dapat menjaganya agar berlangsung secara tertib dan damai. Dengan demikian, harmoni antara kebebasan berekspresi dan kelancaran roda perekonomian dapat terus terjaga.

Stabilitas adalah pondasi utama bagi sektor pariwisata kami untuk tetap tumbuh, menyerap tenaga kerja, dan berkontribusi bagi perekonomian daerah. Mari kita jaga bersama, tutup Natalina memberikan harapan.

Dengan ketahanan ini, Kota Batu kembali membuktikan diri sebagai destinasi wisata yang andal dan tahan banting, siap menyambut para traveler yang mencari ketenangan di ketinggian dataran Malang.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.